Harga emas dunia mencatatkan penguatan pada perdagangan Rabu (18/2/2026) setelah sempat menyentuh level terendah dalam sepekan pada hari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi saat pelaku pasar menantikan rilis risalah rapat Federal Reserve periode Januari untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.
Pergerakan Harga Emas dan Logam Mulia
Emas spot terpantau naik 1,1 persen menjadi 4.929,69 dollar AS per ounce atau setara Rp 83,18 juta per ounce pada pukul 04.14 GMT. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman April mengalami kenaikan 0,9 persen ke level 4.949,20 dollar AS per ounce atau sekitar Rp 83,52 juta per ounce.
Analis riset senior IndusInd Securities, Jigar Trivedi, memberikan proyeksi mengenai pergerakan harga logam mulia ini sepanjang tahun. “Secara umum, 4.700 dollar AS hingga 5.100 dollar AS akan menjadi kisaran luas sepanjang tahun,” terang Trivedi.
Sentimen Kebijakan Federal Reserve
Investor saat ini mencermati risalah rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang dirilis hari ini. Fokus pasar selanjutnya akan beralih pada laporan Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) Amerika Serikat periode Desember yang dijadwalkan terbit pada Jumat mendatang. Data tersebut merupakan acuan utama bank sentral dalam menilai tingkat inflasi.
Berdasarkan FedWatch Tool CME Group, pasar memperkirakan Federal Reserve akan mulai menurunkan suku bunga pada Juni mendatang. Sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga, emas cenderung menguat saat suku bunga rendah karena biaya peluang memegangnya menjadi lebih kecil.
Presiden Federal Reserve Chicago, Austan Goolsbee, menyatakan bahwa bank sentral berpeluang memangkas suku bunga beberapa kali lagi tahun ini jika inflasi kembali ke target 2 persen. Senada dengan hal tersebut, Gubernur Federal Reserve Michael Barr menilai penurunan suku bunga mungkin diperlukan dengan mempertimbangkan risiko terhadap prospek inflasi.
Dampak Situasi Geopolitik Dunia
Dari sisi geopolitik, Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah mencapai kesepahaman mengenai prinsip-prinsip panduan dalam perundingan nuklir. Namun, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan bahwa kesepahaman tersebut belum berarti kesepakatan final akan segera tercapai.
Di sisi lain, perunding Ukraina dan Rusia telah menyelesaikan hari pertama pembicaraan damai di Jenewa. Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak pihak Kiev untuk bergerak cepat guna mengakhiri konflik yang telah berlangsung selama empat tahun tersebut.
Kinerja Logam Lainnya
Selain emas, sejumlah logam mulia lainnya juga menunjukkan pergerakan harga yang bervariasi pada perdagangan hari ini:
| Jenis Logam | Perubahan Harga | Nilai (Dollar AS/oz) |
| Perak Spot | Turun 2,2% | 75,05 |
| Platinum | Naik 2% | 2.049,42 |
| Paladium | Naik 1,9% | 1.714,64 |
Informasi mengenai pergerakan harga komoditas ini dihimpun berdasarkan data pasar global dan pernyataan resmi otoritas terkait pada Rabu, 18 Februari 2026.
