PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) resmi memperkenalkan xRDN sebagai solusi menabung digital berbasis pasar modal yang menawarkan imbal hasil hingga 2 persen per tahun. Inovasi ini hadir untuk menjawab tantangan dana menganggur sekaligus memperkuat sistem keamanan dari ancaman kejahatan siber seperti phishing dan peretasan yang kian marak di era keuangan digital.
Alternatif Dana Parkir dengan Imbal Hasil Kompetitif
Dalam industri sekuritas, sebagian besar Rekening Dana Nasabah (RDN) maupun tabungan bank konvensional umumnya memberikan imbal hasil rendah, berkisar antara 0,02 hingga 0,2 persen per tahun. xRDN hadir menawarkan potensi imbal hasil sekitar 2 persen, yang secara nominal lebih tinggi dibandingkan bunga tabungan pada umumnya.
Meski menawarkan angka yang lebih menarik, IPOT menegaskan bahwa xRDN bukan instrumen spekulatif dan tidak menjanjikan imbal hasil tetap. Produk ini diposisikan sebagai cash asset strategis yang likuid dan tetap berada dalam ekosistem yang terintegrasi dengan aktivitas investasi di pasar modal.
Keamanan Tiga Lapis sebagai Fondasi Utama
Selain aspek produktivitas dana, IPOT menekankan keamanan sebagai pilar utama pengembangan xRDN. Perusahaan menilai risiko phishing dan peretasan adalah ancaman nyata yang harus diantisipasi sejak awal perancangan sistem, bukan sekadar fitur tambahan.
Sistem keamanan xRDN dirancang dalam struktur yang tidak bergantung pada satu lapisan saja. Jika terjadi gangguan pada sistem eksternal, dana nasabah tetap berada dalam struktur yang terisolasi. IPOT juga menerapkan sistem keamanan tiga lapis untuk memastikan akun saham tetap terkunci meskipun pengguna menjadi korban phishing.
“Di saat banyak pihak fokus pada fitur dan pertumbuhan, kami memilih fokus pada fondasi. Dana nasabah harus produktif, tetapi sistemnya harus jauh lebih kuat. Security bukan tambahan, security adalah fondasi IPOT,” ujar Moleonoto The, President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas.
Menjawab Tantangan Keamanan Finansial Digital
Kasus kejahatan digital yang menargetkan nasabah lembaga keuangan terus meningkat melalui berbagai modus, mulai dari tautan palsu hingga rekayasa sosial. IPOT menyatakan bahwa desain xRDN telah mempertimbangkan asumsi terburuk untuk melindungi akses akun sebagai prioritas utama.
Bagi investor, xRDN berfungsi sebagai instrumen likuid yang tetap produktif sembari menunggu momentum investasi. Sementara bagi masyarakat umum, khususnya Gen Z, produk ini menjadi alternatif menabung dengan fleksibilitas tinggi dan perlindungan berlapis yang sesuai dengan gaya hidup digital saat ini.
Pengelolaan Sesuai Regulasi Pasar Modal
IPOT menegaskan bahwa pengelolaan xRDN dilakukan sepenuhnya sesuai dengan regulasi pasar modal Indonesia dengan mengedepankan prinsip transparansi. Potensi imbal hasil yang ditawarkan tetap bergantung pada kondisi pengelolaan dan dinamika pasar yang berlaku.
Peluncuran ini juga menjadi ajakan bagi masyarakat untuk mengevaluasi kembali keamanan platform keuangan yang mereka gunakan. Melalui xRDN, IPOT berupaya menyeimbangkan antara kemudahan transaksi, potensi keuntungan, dan kekuatan sistem perlindungan dana nasabah.
Informasi lengkap mengenai produk xRDN ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Indo Premier Sekuritas yang dirilis pada Rabu, 18 Februari 2026.
