PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mencatat lonjakan signifikan jumlah penumpang Kereta Cepat Whoosh selama periode libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Rata-rata penumpang harian tercatat mencapai 25.678 orang, angka yang melampaui rata-rata akhir pekan biasa yang umumnya berada di kisaran 20.000 hingga 21.000 penumpang per hari.
Detail Pergerakan Penumpang Selama Libur Panjang
Peningkatan volume penumpang mulai terlihat sejak menjelang akhir pekan. Berdasarkan data resmi KCIC, pada Jumat, 13 Februari 2026, jumlah penumpang tercatat sebanyak 24.381 orang. Angka tersebut terus merangkak naik pada hari berikutnya.
- Jumat (13/2): 24.381 penumpang
- Sabtu (14/2): 25.700 penumpang
- Minggu (15/2): Lebih dari 12.000 tiket terjual hingga pagi hari
Untuk hari Minggu ini, KCIC memproyeksikan total penumpang akan kembali melampaui angka 22.000 orang seiring dengan arus balik libur panjang.
Pendorong Kenaikan dan Pernyataan Resmi KCIC
General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa kenaikan ini mencerminkan tingginya minat masyarakat dalam memanfaatkan Whoosh sebagai moda transportasi utama selama periode liburan. Selain faktor wisata, momen ini juga dimanfaatkan untuk agenda keluarga.
“Selain dimanfaatkan untuk berlibur, peningkatan perjalanan juga didorong oleh masyarakat yang memanfaatkan momen ini untuk bersilaturahmi dengan keluarga dan kerabat sebelum memasuki bulan Ramadan. Momentum ini turut mendorong tingginya pergerakan penumpang antara Jakarta dan Bandung,” ujar Eva melalui keterangan pers.
Kesiapan Operasional dan Suasana Tematik
Guna mengantisipasi lonjakan tersebut, KCIC memastikan operasional kereta cepat berjalan aman dan lancar dengan optimalisasi sarana serta prasarana. Puluhan petugas pelayanan tambahan juga disiagakan di seluruh stasiun untuk menjaga kelancaran arus penumpang di area keberangkatan maupun kedatangan.
Selain aspek teknis, KCIC menghadirkan suasana berbeda dengan memasang ornamen tematik Imlek di berbagai titik layanan. Dekorasi khas tersebut dapat ditemui mulai dari area loket, ruang tunggu, hingga di dalam rangkaian kereta dan kereta makan.
“Ornamen tematik ini juga menjadi bagian dari upaya KCIC dalam menghadirkan atmosfer stasiun dan perjalanan yang ramah selama periode libur,” tambah Eva. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberagaman budaya sekaligus menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih hangat bagi penumpang.
Informasi lengkap mengenai perkembangan operasional dan jumlah penumpang ini disampaikan melalui pernyataan resmi PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) pada Minggu, 15 Februari 2026.
