Kepolisian Vietnam menindak tegas sebuah bus yang kedapatan mengangkut penumpang melebihi kapasitas pada Jumat (13/2/2026). Bus yang seharusnya hanya berkapasitas 45 orang tersebut diketahui membawa 83 penumpang atau hampir dua kali lipat dari batas yang diizinkan saat menempuh rute jarak jauh lebih dari 300 kilometer.
Kronologi Penindakan dan Identitas Pelaku
Penindakan ini bermula dari laporan masyarakat melalui aplikasi pesan Zalo yang kemudian ditindaklanjuti oleh petugas di lapangan. Sopir bus yang diidentifikasi dengan inisial LVD (40), seorang warga dari Provinsi Tuyen Quang, Vietnam Utara, dihentikan setelah pihak berwenang mengonfirmasi adanya pelanggaran muatan yang signifikan.
Rincian Sanksi Denda dan Pencabutan Izin
Pihak berwenang menetapkan sanksi berat baik kepada pengemudi maupun pemilik armada bus tersebut. Berikut adalah detail sanksi yang dijatuhkan:
- Pengemudi (LVD): Dikenakan denda sebesar 57 juta dong atau sekitar Rp 37 juta serta pengurangan empat poin dari total 12 poin pada catatan mengemudinya.
- Pemilik Bus (Koperasi): Koperasi yang berbasis di Tuyen Quang ini dijatuhi denda sebesar 150 juta dong atau setara Rp 97 juta.
- Sanksi Administratif: Pihak kepolisian juga mencabut izin rute tetap bus tersebut selama periode dua bulan.
Partisipasi Publik dalam Pengawasan Lalu Lintas
Departemen Kepolisian Lalu Lintas di bawah Kementerian Keamanan Publik Vietnam terus mendorong warga untuk aktif melaporkan pelanggaran di jalan raya. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui berbagai kanal resmi, termasuk saluran telepon khusus, halaman Facebook resmi kepolisian, kantor polisi provinsi, hingga aplikasi seluler VNeTraffic.
Informasi mengenai penindakan pelanggaran kapasitas angkut ini disampaikan berdasarkan data resmi kepolisian yang dirilis melalui media Tuoitre News.
