Islami

Tarique Rahman Pimpin Bangladesh, Janjikan Rekonsiliasi Nasional dan Batasan Jabatan PM

Advertisement

Tarique Rahman dipastikan akan menjabat sebagai Perdana Menteri Bangladesh berikutnya setelah Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) mengumumkan kemenangan telak dalam pemilihan umum. Kemenangan ini menandai kembalinya putra dari tokoh besar politik Bangladesh ke tampuk kekuasaan setelah menghabiskan hampir dua dekade dalam pengasingan di London, Inggris. Pemilu ini merupakan yang pertama sejak pemberontakan mahasiswa pada 2024 yang menggulingkan Sheikh Hasina.

Jejak Politik dan Masa Pengasingan

Hasil pemilu ini menjadi titik balik signifikan bagi pria berusia 60 tahun tersebut yang meninggalkan Bangladesh sejak 2008. Saat itu, Rahman bertolak ke luar negeri dengan alasan kebutuhan perawatan medis setelah dibebaskan dari tahanan di bawah pemerintahan sementara yang didukung militer. Keluarga Rahman memiliki rekam jejak panjang dalam sejarah negara tersebut; ayahnya, Ziaur Rahman, adalah pendiri BNP yang memerintah pada 1977-1981, sementara ibunya, Khaleda Zia, merupakan rival utama Sheikh Hasina.

Visi Ekonomi dan Reformasi Birokrasi

Dalam visi kepemimpinannya, Rahman berjanji akan menata ulang kemitraan internasional untuk menarik investasi tanpa terjebak dalam ketergantungan pada satu kekuatan negara tertentu. Ia juga menyoroti perluasan bantuan keuangan untuk keluarga miskin serta upaya mengurangi ketergantungan pada ekspor pakaian dengan mempromosikan industri mainan dan barang kulit.

Guna mencegah kecenderungan otokratis di masa depan, Rahman berencana memperkenalkan batasan dua periode atau maksimal 10 tahun bagi jabatan perdana menteri. “Hanya dengan mempraktikkan demokrasi kita dapat makmur dan membangun kembali negara kita. Jika kita mempraktikkan demokrasi, kita dapat menegakkan akuntabilitas,” ujar Rahman.

Narasi Rekonsiliasi dan Citra Baru

Lahir pada 20 November 1965, Rahman kini mencoba menampilkan citra sebagai negarawan yang tenang dan menghindari retorika provokatif. Ia lebih menekankan pada pesan rekonsiliasi nasional daripada upaya balas dendam politik. “Apa manfaat balas dendam bagi seseorang? Orang-orang harus meninggalkan negara ini karena balas dendam. Ini tidak membawa kebaikan apa pun,” tuturnya menekankan prioritas pada stabilitas dan perdamaian.

Advertisement

Di sisi personal, Rahman didampingi oleh istrinya yang merupakan seorang ahli jantung. Untuk memperhalus citranya di ruang publik, kehadiran kucing Siberia peliharaan keluarga bernama Jebu juga sempat menarik perhatian di media sosial. Putrinya, Zaima, mengonfirmasi bahwa kucing tersebut telah diadopsi selama tujuh tahun terakhir.

Pengaruh Kuat di Internal BNP

Meskipun lama berada di luar negeri, pengaruh Rahman terhadap BNP tetap kuat melalui pengawasan langsung terhadap pemilihan kandidat, strategi, dan aliansi partai. Sebelumnya, ia sempat menjadi target berbagai kasus hukum di bawah pemerintahan Hasina, termasuk hukuman seumur hidup atas serangan granat tahun 2004, namun ia telah dibebaskan dari semua tuduhan tersebut setelah perubahan kekuasaan di Bangladesh.

Informasi lengkap mengenai transisi kepemimpinan dan hasil pemilu ini disampaikan melalui pernyataan resmi Partai Nasionalis Bangladesh (BNP) serta laporan korespondensi internasional pada Senin, 16 Februari 2026.

Advertisement